
Denpasar, 21 April 2026 – Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar (Unmas Denpasar) bersama School of Liberal Arts and Teacher Education, University of Cagayan Valley (UCV), Filipina, sukses menyelenggarakan kegiatan Collaborative Online International Learning (COIL) Phenomenology Masterclass bertajuk “The Essence of Experience: A Masterclass in Colaizzi’s Phenomenological Method”. Kegiatan internasional ini berlangsung secara daring pada 13–24 April 2026 dan diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta peneliti dari Indonesia dan Filipina.
Program COIL ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi akademik internasional, meningkatkan pemahaman peserta mengenai penelitian kualitatif fenomenologi, serta mengembangkan keterampilan penelitian mulai dari proses bracketing, pengumpulan data, analisis tema, hingga penulisan artikel ilmiah untuk publikasi internasional. Kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam penelitian kualitatif antara kedua negara.
Pada rangkaian kegiatan tersebut, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) FKIP Unmas Denpasar berkontribusi melalui dua dosen yang dipercaya menjadi narasumber internasional. Prof. Dr. Ida Ayu Made Sri Widiastuti, S.Pd., M.Pd., M.Hum., membawakan materi berjudul “Designing Grand Tour Questions; The Art of Silence in Interviewing.” Dalam sesi tersebut, beliau membahas pentingnya penyusunan pertanyaan wawancara yang mendalam dalam penelitian fenomenologi serta pemanfaatan teknik silence atau jeda sebagai strategi untuk memberikan ruang refleksi kepada partisipan agar dapat mengungkapkan pengalaman mereka secara lebih kaya dan autentik.
Sementara itu, Dr. Anak Agung Putri Maharani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi bertajuk “Understanding the Researcher's Role in Interpreting the Participant’s Meaning.” Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa peneliti fenomenologi merupakan instrumen utama dalam proses penelitian yang tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga berperan dalam memahami, menafsirkan, dan mengonstruksi makna dari pengalaman yang disampaikan oleh partisipan. Oleh karena itu, peneliti dituntut memiliki kesadaran reflektif, kepekaan interpretatif, serta kemampuan membangun hubungan yang bermakna dengan partisipan penelitian.
Selain menghadirkan narasumber dari Unmas Denpasar, kegiatan ini juga melibatkan akademisi dan pakar dari berbagai perguruan tinggi internasional, seperti University of Cagayan Valley, San Beda University, University of Sto. Tomas, Quirino State University, Rogationist Academy Davao, dan Cagayan State University. Materi yang disajikan mencakup filosofi fenomenologi Husserl, teknik wawancara fenomenologis, langkah-langkah analisis data Colaizzi, member checking, hingga strategi publikasi artikel pada jurnal internasional.
Kegiatan COIL ini menjadi bukti nyata komitmen MPBI FKIP Unmas Denpasar dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus memperluas jejaring akademik global. Melalui interaksi lintas budaya dan kolaborasi akademik yang intensif, mahasiswa dan dosen memperoleh pengalaman belajar internasional yang memperkaya wawasan penelitian serta meningkatkan kompetensi akademik di tingkat global.
Ke depan, MPBI FKIP Unmas Denpasar berharap kolaborasi dengan University of Cagayan Valley dan berbagai institusi internasional lainnya dapat terus berlanjut melalui kegiatan pembelajaran, penelitian, dan publikasi bersama yang semakin berkualitas, sehingga mampu menghasilkan lulusan dan akademisi yang berdaya saing global serta berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan.